Dian Kristiandi Eks Bupati Jepara Kumpulkan Kuncen Upaya Lestarikan Budaya Lokal

T3LUSUR
Bagikan:

T3lusur.com Jepara Tak terpikirkan sedikitpun kalau ada upaya seorang tokoh atau pimpinan daerah yang memperhatikan nasib para kuncen. Kuncen yang juga disebut Juru kunci biasanya adalah penjaga tempat-tempat keramat di pulau Jawa. Jika sebuah makam adalah makam kerajaan (di Yogyakarta atau Surakarta), maka sang juru kunci diberi nama, status, dan gelar.

“Juru kunci adalah sebuah jabatan budaya yang biasanya tidak memiliki gaji atau pembayaran apapun, tetapi mereka memiliki kedudukan penting dan terhormat di kalangan masyarakat adat”, demikian yang dikenal masyarakat luas.

Tugas dan philosopi juru kunci adalah mengunci semua rahasia buruk dan menjaga semua kebaikan supaya tetap terjalin hubungan serasi antara masyarakat,adat,dan alam lingkungan.

Di daerah Pasundan Jawa Barat atau daerah yang berbahasa Sunda kadang juru kunci disebut juga kuncen .

Bupati Jepara Periode 2020-2022 Dian Kristiandi terkait bagaimana memperhatikan nasib kuncen sudah dua kali menggelar pertemuan para juru kunci di Jepara. “Ada sekitar 800 juru kunci di Jepara, dan pada pertemuan kedua yang bisa hadir 154 juru kunci lebih banyak dari pertemuan pertama”, ungkap Andi sapaan akrabnya.

Dian Kristiandi mantan Bupati Jepara bersama anggota DPRD dan tim berkunjung ke markas Pewarna Gedung penjalin

 

Cerita pertemuan para juru kunci se Kabupaten Jepara diungkap Andy dalam perbincangan santai dengan Yusuf Mujiono ketua umum Pewarna Indonesia dan Tim Dokumenter Pewarna Indonesia. Diinformasikan sebelumnya, Tim Dokumenter Pewarna Indonesia sejak tanggal 23-25 Maret 2023 gelar kegiatan di Bondo, Kecamatan Bangsri Kabupaten Jepara Jawa Tengah. Adapun kegiatannya adalah Pelatihan produksi film pendek tingkat pemula (dasar) dan proses produksi film pendek dokumenter tentang Kyai Tunggul Wulung.

Apa yang disampaikan Andi tentang pertemuan juru kunci se Kabupaten Jepara di Pendopo Bupati Jepara beberapa waktu lalu ternyata berkaitan dengan film pendek dokumenter Pewarna Indonesia yang menggali cerita yang hidup dimasyarakat tentang Kyai Tunggul Wulung.

BACA  Akademisi: Aparat Hukum Bisa Selidiki Pidana Lain dari Putusan MA Soal Kebun Sawit Ilegal di Pelalawan!

Dalam bincang santai di rumah Hadi Purwanto di Kedung Penjalin, Bangsri Jepara hadir juga Suyito Basuki penasehat Pewarna Indonesia PD. Jawa Tengah.

“Kegiatan setelah ndak jabat bupati ya mengisi kekosongan saja, jawab Andi atas tanya Yusuf Mujiono cari tahu kegiatan Andi setelah tak menjabat.

Lebih lanjut Andi ungkap banyak hal bisa dikerjakan untuk membantu masyarakat Jepara. “Saat Bupati dulu bebannya justru lebih berat, karena harus siap kapanpun melayani masyarakat” ungkapnya.

H. Dian Kristiandi lahir 18 Maret 1973, adalah Bupati Jepara yang menjabat sejak 17 Mei 2019 sebagai pelaksana tugas, kemudian dilantik secara resmi pada 2 Juni 2020, menggantikan mantan Bupati Jepara Ahmad Marzuqi yang ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas kasus suap hakim Pengadilan Negeri Semarang. Mengakhiri masa jabatannya sebagai bupati pada 22 Mei 2022.

Kedekatan Pewarna Indonesia dimulai saat Bupati Andi meresmikan Makam Tunggul Wulung pada 29 Maret 2022 dalam program kerja Pewarna Indonesia Napak Tilas Rasul Jawa.

Pada saat ini Bupati Andi juga memberikan dukungan untuk suksesnya kegiatan di Bondo, Jepara, Jawa Tengah.
“Peresmian makam Tunggul Wulung ini sebagai upaya pelestarian sekaligus penghormatan leluhur yang berkontribusi besar terhadap kemerdekaan Republik Indonesia, ungkap Andi dalam sambutan saat peresmian makam Tunggul Wulung setahun silam.

Disampaikan Andi, bila tidak ada halangan, dibulan Juni nanti akan digelar kembali pertemuan ketiga para juru kunci se Jepara.

Penulis : Endharmoko.

Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published.