PELETAKAN BATU PERTAMA GEREJA KATHOLIK STASI SANTO MATHIAS SI 4 BANUA HILIMBOU RAYON 2 PAROKI SALIB SUCI NIAS BARAT

Liputan
Bagikan:

Nias t3lusur.com Bupati Nias Barat saat meletakan batu pertama Gereja stasi si ofa banua Hilimbou, Desa Hiliwaele Kacamatan Moro’o Kabupaten Nias Barat, Minggu 12 Juni 2022

Bapak Bupati Nias Barat Khenoki waruwu, setelah Selesai Misa mengatakan dalam sambutannya, Kegiatan Pembangunan Gereja Ini merupakan bentuk sinergitas umat stasi si ofa Banua Hilimbou untuk meningkatkan sumber daya manusia terutama kwalitas spiritual, apa yang menjadi gerak dan langkah dalam karya, akan membawa suksesnya Pembangunan Gereja Stasi Si ofa banua Hilimbou dalam peningkatan-peningkatan sumber daya manusia.

Peningkatan sumber daya manusia diharapkan tidak hanya pemerintah Namun semua Stakeholder seperti panitia pembangunan, OMK, Wanita, Asmika, Kaum Bapak, dan seluruh Umat stasi si ofa Banua Hilimbou melalui Program Corporate sosial Responsibily atau CSR dalam peningkatan pembangunan Gereja.

Bapak Bupati Nias Barat Khenoki Waruwu menambahkan, Kalau Tidak di pasang parit beton di samping sisi kanan gereja ini nanti tidak tahan temboknya rentak untuk itu kita coba kerjasama sama pemerintah supaya kita mendapatkan Dana untuk memasang tembok dan Parit beton . “Tuturnya”

Pada acara Peletakkan batu Pertama ini dihadiri oleh Bapak Kepala Badan Kepala Kepegawaian (BKD) Nias Barat, BapaK Wakil Ketua DPRD Kab. Nias Barat, Bapak, Kepala Desa Hiliwaele, Bapak Kepala Dinas Pendidikan Kab. Nias Barat, Bapak Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Bapak Kepala Dinas Komukasi dan Informatika, Bapak Kepala Dinas Kependudukan (DUKCAPIL) Kabupaten Nias Barat, Ibu Kepala Dinas Perizinan dan Ibu Kepala Dinas Pertanian, Bapak Camat Moro’o serta Hampir seluruh Jajaran OPD Kab. Nias Barat serta DPSI Hiliduho Oyo, DPSI Hilibadalu Menghadiri acara Peletakkan batu pertama.

BACA  Ziarah di Makam Bung Karno, Pangdam V/Brawijaya Mengaku Terkesan

Dalam sambutan Pendeta Bapak Ama Soni Daeli, Agar Khususnya seluruh Stasi si 4 Banua Hilimbou mendukung kepemimpinan Bapak Bupati Nias Barat Khenoki waruwu sampai periode berikutnya, terangnya menghimbau.

Bangunan yang telah di rencanakan oleh umat berukuran 16 x 24 Meter, dengan Dana pembangunan bersumber dari partisipasi umat berupa Uang tunai, bahan matrial serta Dana dari Pemerintahan Kabupaten Nias Barat Sumatera Utara.

Mengingat biaya pembangunan yang cukup tinggi, Panitia Pembangunan Bapak A. iman waruwu selaku Ketua Panitia Pembangunan, dalam sambutannya menyampaikan segala keperluan dan biaya yang di butuhkan, kalau di lihat dari ukuran kekuatan umat tentunya ukuran yang telah kita rencanakan tidak bakalan terjadi, tentunya dalam Hal ini mengharapkan dukungan dari pihak manapun terlebih Umat stasi santo mathias si 4 Banua Hilimbou

Oleh karena itu, umat stasi si 4 Banua Hilimbou mengadakan Lelang setelah kegiatan selesai untuk menghimpun dana Pembangunan dengan melalui Program Lelang Putus. Hasil yang telah di dapatkan Sekitar seratus tiga puluh juta rupiah sementara Anggaran Biaya Pembangunan sebesar 1.500.000.000 (satu setengah milyar rupiah) harus membutuhkan Dana yang lebih besar

“Apalagi Kas Gereja Yang sedikit Umat di stasi santo mathias si 4 Banua Hilimbou Harus memiliki menciptakan kekuatan baru guna tercapai pembangunan.

Sementara menurut Panitia pembangunan Gereja Stasi santo Mathias Si 4 Banua Hilimbou. Manahati Waruwu selaku Lektor menyampaikan, kapasitas Gereja yang ada ini sudah tidak dapat manampung umat yang ingin beribadah dan perayaan perayaan hari besar. “Tuturnya.

Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published.