Ketua Umum Asosiasi Pendeta Indonesia (API) Ingin API Fokus Bangun SDM dan Tidak Campuri Urusan Pemekaran Daerah

Terkini
Bagikan:

PAPUA-T3LUSUR Di tengah adanya rencana pemekaran provinsi di Papua, Pdt. Brigjen (Purn) Harsanto Adi, MM, M.Th selaku Ketua Umum DPP API menyampaikan bahwa DPD API Papua sebaiknya fokus dalam membangun SDM di Papua dan tidak mencampuri urusan pemerintah dalam hal pemekaran.

“DPD API Papua sebaiknya mengikutsertakan diri dalam hal menjadi garam dan terang dunia sesuai kapasitas sebagai pendeta/gembala dengan berkontribusi membangun SDM jemaat dan masyarakat di Papua”, ucapnya.

Purnawirawan TNI AD tersebut mengaku tidak ingin memposisikan API yang adalah organisasi kependetaan ke dalam polemik pro-kontra ataupun sikap politik apapun terhadap isu pemekaran.

“Kami (API) kan tidak bisa mencampuri urusan pemerintah dalam hal pemekaran ini, tetapi saya sebagai ketua umum punya tanggung jawab besar untuk menempatkan API sejalan dengan pemerintah dalam memberikan pelayanan”, jelas Pdt. Harsanto.

“Saat ini kami sedang dalam tahap pengembangan organisasi, jadi fokus saja dalam membangun dan mempersiapkan SDM”, tambahnya.

Disamping itu, eks Asisten Deputi di Kementerian Polhukam ini juga melihat Otonomi Khusus (Otsus) Papua sebagai bentuk kepedulian pemerintah untuk memajukan Papua melalui percepatan pembangunan, baik secara teritorial maupun meningkatkan mental manusianya.

“Kalau daerahnya sudah maju, tentu masyarakatnya ikut maju. Karena pola pikir hidup di desa, kota, kabupaten dan tingkat provinsi itu sudah jelas berbeda. Kamipun dari API harus mengikuti perkembangan itu, dengan mempersiapkan hamba-hamba-Nya dalam metode pelayanan”, ujarnya.

Pdt. Harsanto menilai bahwa dengan adanya pemekaran provinsi, tentu sangat besar dampaknya terhadap putra-putri daerah.

“Instansi pemerintah akan menyerap para putra-putri setempat menjadi prajurit-prajurit TNI/POLRI ataupun sebagai ASN. API akan ikut berpartisipasi dalam mempersiapkan mereka sebagai alat atau pelayan negara yang baik”, ungkap pria kelahiran 7 Oktober 1955 ini.

BACA  GAMKI Bagikan Sembako: Mari Gotong Royong Dengan Pemerintah dan Masyarakat Hadapi Covid-19

“Saya harus memberikan pandangan yang positif untuk anak-anak didik saya, jangan sampai berbeda tujuan dalam satu organisasi. Untuk membangun komunikasi yang efektif dengan setiap pimpinan daerah, maka saya membuat sebuah group WA nasional, yang isinya adalah para ketua dan sekretaris DPD dan DPC API, sehingga informasi dan kegiatan dapat saya monitor. Karena tingkat DPD dan DPC ini adalah detak jantung API di tingkat daerah masing-masing, tutupnya”.

Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published.