Jhon Palinggi Berharap HUT POLRI Ke 75 Tahun Meningkatkan Pengabdian Tulus Berbakti Pada Negara Harus Digelorakan

Terkini
Bagikan:

T3lusur-Jakarta Tepatnya 1 Juli Bhayangkara merayakan HUTnya yang ke 75 tahun, banyak asa dari masyarakat yang dibebabankan terutama di Kapolri Komjen Sigit Listyo Prabowo di pundak Polisi Republik Indonesia (POLRI), Seperti penanganan kasus-kasus kriminalitas koruptor, berita hoax, penistaan agama dan kejahatan cyber crime, menjadi PR tersendiri.

Lalu apa pandangan dan harapan tokoh masyarakat yang sekaligus pengusaha sukses Jhon Palinggi, seorang pria yang sudah malang melintang di berbagai bidang in.

“Dalam melihat kinerja Polri dalam menangani kasus-kasus, sudah secara signifikan dan sudah semesthinya harus adil dalam memberikan penilaian terhadap kinerja Polri tersebut”, ungkap Jhon mengawali bincang pagi Kamis 1 Juli 2021.

Jhon Palinggi yang getol dalam memelihara perdamaian lintas agama ini menilai pertama tentu adalah sisi positif dan kekurangan,  nah sisi positip yang paling menonjol  adalah tahun demi tahun polisi itu dalam melaksanakan tugasnya semakin baik, semakin bertanggung jawab dan semakin terukur.

Kenapa , karena polisi bagaimanapun juga dalam meneggakan hukum harus berdasarkan hukum dan hak azasi manusia, dan baginya tiga tahun terakhir ini polisi semakin baik dalam melaksanakan tugas-tugasnya .

Dari aspek pengayoman ,pembinaan kemudian perlindungan dan pelayanan sudah semakin baik dan itu bisa tergambar dari survey yang dia  baca serta dengarkan langsung Polri dari semester pertama tahun 2021 ini ternyata sudah mencapai level 86% mengenai kinerja prestasi Polri.

Kalau bicara keinginan masyarakat konon Polri kurang greget dalam menangani kasus seperti kasus HRS  bahkan terkesan harus ada korban dulu. John memahami  keinginan masyarakatkan yang menginginkan harus cepat , namun berdasarkan apa yang dirasakan dan diamati Jhon Palinggi yang juga Ketua umum ARDIN ini Polisi tidak pernah tidak cepat dalam menangani suatu pelanggaran hukum. Tetapi standar serta prosedur yang harus dilakukan tidak boleh buru-buru di mana sebelum ada bukti yang kuat.

BACA  Perayaan Natal Pemprov DKI Bersama Umat Kristen DKI dihadiri Dua Belas Ribuan Jemaat

Terkait proses penegakkannya dalam mengambil suatu tindakan Polri harus ada bukti yang kuat, lalu juga saksi, jadi tidak sembarangan Polri membawa kasus ke pengadilan.

“Artinya Polri dalam melakukan tugasnya , ada pendapat masyarakat yang didengar dan ada juga yang tidak perlu didengarkan ,sebab orang yang memberikan pendapat itu adalah memiliki kepentingan sendiri dan juga orang yang memberikan pendapat belum tentu cukup mengerti hukum”, tandas pria yang ramah ini.

Bagi John Polri sudah memiliki standart  prosedur dan sudah ditegaskan oleh bapak Kapolri supaya PRESISI  artinya akurat dalam melakukan tugasnya , kalaupun bias paling maksimum 15 persen karena kelayakan manusia itu.

Disamping penegakan hukum  juga menghormati HAM tugas polri juga  memelihara keamana ketertipan masyarakat dalam negeri dalam mewujudkan itu. Oleh karena itu polri harus mengayomi , membina juga melakukan pelayanan serta perlindungan.

Kemudian tentang prinsip keamanan data itu adalah kalau tidak aman secara pribadi, kita harus amankan diri kita dulu , jangan menempatkan diri kita melanggar hukum atau kita melawan kejahatan.

Keamanan pribadi dimulai dari pribadinya begitu juga keamanan rumah tangga harus dimulai dari rumah tangga atau keluarga yang mengamankan dan keamanan lingkungan harus kerja sama dengan lingkungan. Tetapi didalam lingkungan yang bersifat melakukan tindak pidana barulah disini Polri hadir. Jangan sebentar bentar menuntut polri padahal persoalannya belum tentu masalah  yang layak dibawah kejalur hukum.

“Masyarakat jangan terlalu membebaninya, kalau masih bisa diselesaikan dengan baik cukup disitu saja. Polri itu beban  berat dan prestasinya bagus”, terangnya serius.

Kalau ada pandangan beban polisi tak seimbang antara personil polisi dengan masyarakat yang dijaga, John tidak bicara ukuran, tidak akan pernah ideal pelayanan pada masyarakat, karena masyarakat ini bermacam-macam tingkah laku dan keanehan jadi tidak perlu ada standart seperti itu untuk ukuran. Terpenting kekurangan polri sekitar 12% tetapi prestasinya 88%.

BACA  Pewarna Banten Sumbang Masker, APD HUT Bhayangkara -75 Polres Metro Tangerang Kota

Justru John melihat kekurangannya adalah pembinaan dan ini harus terus meneruss osialisasi mengenai sistim, mengenai prilaku, mengenai cara melayani masyarakat  dan jangan melakukan kekerasan berlebihan tetapi terukur.

Reformasi Polisi Cukup Berhasil

Tentang reformasi di tubuh Polris sendiri  dia katakana reformasi ditubuh Polri sedang berlangsung dan sangat baik, bahwa ada kekurangan-kekurangan, tidakan-tindakan seorang pesonil ( oknum ) polisi itu adalah kelayakan manusia, dan itu bisa terjadi dimana-mana.

Tetapi Polri sudah menyiapkan pada setiap personil yang melanggar hukum divisi profesi dan pengamanan  untuk menangkap okum polri yang bersalah dan diproses.

Divisi profesi dan pengamanan ( PROPAM) Polri ada disetiap kantor dari tingkat pusat sampai polsek.Jadi kalau ada masyarakat yang dirugikan sebaiknya lapor kepropam pasti diselesaiakan dengan baik.

Saat ini negara sedang di landa covid dan Polri menurut John Palinggi Polri patut diacungi jempol, salut karena dalam penangannya polri bersaman TNI dan satpol PP berlangsung bagus. Persoalan covid ini terjadi kelambanan dan hambatan dalam penyelesaiannya disebabkan masih banyak masyarakat tidak taat dengan anjuran pemerintah dalam masalah covid ini.

Harapannya pada Polri diusia 75 tahun ini dalam rangka transformasi segala sesuatu kearah polisi yang modern.  POLRI harus menyesuaikan perkembangan zama, perkembangan global yang terkait dengan penanganan kasus-kasus internal  bangsa maupun exsternal  lintas bangsa. Dan bila perlu polisi harus menyesuaikan dengan  memiliki kemampuan yang lebih,  terkait dengan masalah-masalah pengamanan, lintas negara atau didalam negeri dengan sistim informasi tehnologi  lebih canggih ,lebih efektif dan akurat.

Lalu terus menerus memahami bahwa bangsa ini dalam gelombang penderitaan karena covid maka polisi harus tampil membesarkan hati masyarakat bersama bapak presiden jokowi ,panglima TNI dan komp[onen yang ada.

BACA  LMI Bali Rayakan Ulang Tahun ke 3 Dengan Nuansa Kebangsaan

“Saya sampaikan ucapan dirgahayu HUT  KEPOLISIAN NEGARA ke 75 tahun, Semoga pengabdian yang tuilus iklhas dan berbakti pada negara terus menerus digelorakan ditubuh polri”, harapnya bangga.

Lalu kita doakan mulai dari kapolri sampai pejabat utama mabes polri dan terendah personil polri selalu sehat walafiat dijaukan dari segala penyakit dan marabahaya dan dilindungi Tuhan sang pencipta. YM

Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *