Y.Handayo Budhisedjati HUT Ke V Vox Point Indonesia  Berperan Menjaga Kedamaian Kesejukan dan Dukungan bagi Kerukunan Bangsa

Terkini
Bagikan:

T3lusur-Jakarta-Perayaan ulang tahun Vox Point Indonesia dirayakan dengan Misa Ekaristi yang dilayani Mgr. Ignatius Kardinal Suharyo dan Romo Paulus Christian Siswantoko, dengan mendasarkan renungannya dari Kitab Hosea 6 : 16 dan injil lukas 18:9-14.

Uskup Agung dalam siraman rohaninya mengatakan bahwa Vox Point Institute Indonesia adalah bagian karya Agung bagi Allah, tentu sesuai dengan peran nabi yang antaranya selalu dekat dengan Allah.

Kemudian masih bicara peran nabi tidak pernah ketinggalan zaman dan nabi akan selalu mencari Tuhan melalui doa dan kontemplasi yang jika dibahasakan  kekiniannya adalah menganalisa situasi baik dalam membaca situasi politik, sosial dan keadilan.

Kesimpulannya terang Mgr. Ignatius Suharyo bahwa nabi itu akan lebih menyukai penyerahan kepada Allah daripada korban bakaran, ungkap Mgr Ingantius Kardinal Suharyo  Sabtu 13/3/21 di Gereja Santa Perawan Maria Diangkat ke Sorga Paroki Katedral Jakarta.

Kini giliran Vox Point Indonesia juga diharapkan mampu berperan sebagai nabi Allah sehingga  menyuarakan nilai-nilai kebenaran dan keadilan.

Sedangkan Yohanes Handoyo Budhisedjati Ketua Umum Vox Point Indonesia saat menyampaikan sambutannya mengatakan bahwa Vox Point Indonesia lahir karena kejadian atau suasana kebangsaan yang terkoyak, atas dasar keprihatinan yang mendalam itulah organisasi Katholik ini lahir Dengan demikian Handoyo tegas bahwa Vox Point Indonesia ada untuk selalu mengingatkan akan adanya komitmen kebangsaan.

“Sebagai organisasi Vox Point Indonesia berkomitmen membentuk kader yang mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa karena tanpa kesatuan NKRI hanya menjadi legenda saja”, ujar Handoyo yang dekat dengan wartawan ini.

Handoyo kembali menegaskan tidak hanya pemerintah saja dan perangkatnya untuk mengelola keberagaman, hubungan antar agama yang di kenal  dengan wadah FKUB. Namum disadari  masih banyak kasus intoleransi yang muncul kepermukaan, terjadi tajamnya perbedaan dalam melihat satu peristiwa dan umumnya dilanjutkan bentrokan fisik, blockade lokasi, demo dan lain-lain. Kondisi inilah yang dirasakan sangat memprihatinan, termasuk apa yang dirasakan Vox Point Indonesia sebagai bagian sebuah bangsa.

BACA  Dr. Donna Margaretha Sampaleng, Menghadapi Perubahan Dunia Pendidik Harus Merumuskan Metode Yang Tepat

Lebih lanjut Handoyo menerangkan bahwa keberadaan Vox Point Indonesia sudah ada di 20 provinsi 76 kabupaten/kota dan 9 negara,  menyorot tajamnya persoalan pendirian rumah ibadah yang masih menjadi salah satu persoalan, seperti beberapa kasus pemugaran atau renovasi ibadah yang sering menimbulkan konflik.

Vox Point sendiri dalam kiprahnya menjembatani komunikasi semua pihak, pandangan kami bahwa adanya perbedaan, bukan ada permusuhan sebab kita semua adalah anak bangsa yang pasti mencintai tanah air tumpah darah. Kemudian dalam mengembangkan nilai-nilai kebangsaan yang menjadi takeline Voox Point Indonesia

“Langkah kami untuk menjadi sahabat semua orang, menempatkan kepentingan bangsa diatas kepentingan kelompok maupun golongan dan kami mendapatkan teladan dari bapak Paus Franxicus dalam gerak langkahnya”, ujar sosok yang dekat dengan berbagai ormas Kristen dan Katolik ini.

Selanjutnya peran menjaga kedamaian kesejukan dan dukungan penuh bagi kerukunan bangsa adalah wujud dan manifestasi Vox Point Indonesia, yang hari ini diperingati ulang tahunnya ke lima.

Perayaan ulang tahun kali ini sengaja mengambil tema kerukunan antar umat beragama kunci keutuhan NKRI dan ini yang terus juga digaungkan pimpinan nasional bangsa Indonesia.

Harapannya ke depan semoga kehadiran Vox Point Indonesia dapat memperteguh komitmen bersama dalam menjaga NKRI dari tindakan-tindakan intoleransi, politisasi agama dan lainya.

Perayaan HUT ke V Vox Point Indonesia dihadiri Direktur Jendral Bimas Katolik Yohanes Bayu Samodra dalam kesempatan tersebut Yohanes juga mengajak pentingnya moderasi agama. Makanya dalam rangka menerapkan moderasi beragama itulah peran Vox Point yang kebetulan bersinergi dengan Gereja sangat penting dalam mensosialisasikannya.

Selain misa ekaristi Vox Point Indonesia sesuai tema yang diangkat dalam perayaan kali ini,  maka juga diselenggarakan Webinar yang menghadirkan tokoh-tokoh lintas agama baik dari Islam, Hindu dan sebagainya.YM

Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *