Louis Pakaila dan Jajaran DPD PMKIT Sulteng, Tetap tenang tidak terpancing akan tindakan memecah belah bangsaTindakan Kekerasan Apapun

T3LUSUR
Bagikan:

Jakarta, t3lusur.com-Hampir semua masyarakat Indonesia khusunya masyakat Kristen terhenyak akan tindakan sekelompok orang yang ditengarai kaum radikalis yang melakukan pembunuhan 4 orang disertai dengan pembakaran rumah dan satu tempat ibadah umat Kristen. PMKIT dalam hal ini mengeluakan siaran persnya berkaitan dengan peristiwa di Sigi tersebut.

Pernyataan terhadap tindakan kekerasan yang menghilangkan nyawa dan pembakaran pos pelayanan Gereja Bala Keselamatan serta rumah warga di Lewono, Lembantongoa, kecamatan Pololo, Kabupaten Sigi Sulawesi Tengah

Berkaitan dengan peristiwa kekerasan tersebut, maka Louis Pakaila sebagai Ketua umum bersama segenap Persatuan Masyarakat Kristen Indonesia Timur (PMKIT) dengan DPD Propinvinsi Sulawesi Tengah di bawah ketua DPD Dr. Ariella H. Sanjaya, S.Pd dan Dr. Yeheschiel  B. Marewa, S.H,.M.H Sekretaris serta coordinator divisi hukum Sem J. Rakinaung, S.H,. M.h dengan ini menyatakan sebagai berikut:

Pertama, menyampaikan rasa duka yang sedalam-dalamnya atas tragedy mengenaskan tersebut, serta berdoa agar kekuatan iman dn penghiburan dari Tuhan menyertai seluruh angota keluarga yang sedang berduka dan keluarga besar Gereja Bala Keselamatan di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah

Kedua, bahwa tindakan kekerasan dengan alasan apa pun yang bertentangan dengan hukum dan Hak –Hak Asasi manusia serta atas nama Agama sangat bertentangan dengan nilai-nilai moral, agama dan norma hukum yang berlaku dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Ketiga, Mengecam keras terhadap tindakan kekerasan itu karena dapat merusak nilai-nilai kemanusiaan, agama, sosial dan hukum.

Keempat, Meminta kepada seluruh umat Kristen agar tetap tenang dan tidak terpancing degan aksi-aksi yang bisa menimbulkan konflik antar umat Bergama yang di dalangi oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab, dan tetap memperlihatkan sikap spiritualisme dengan hidup berdasarkan kebenaran Alkitabiah sebagai pedoman hidup.

BACA  Narasi Apalagi yang Disuguhkan untuk Menggoreng Publik +62

Kelima, Meminta agar segenap umat Kristiani mendoaka keluarga yang ditinggalkan, serta memberikan perhatian dan penghiburan bagi keluarga yang berduka.

Keenam, Mengajak Para Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama, serta seluruh masyarakat untuk bersama kita mempererat persatuan dan kesatuan, serta tetap menjaga stabilitas regional dan nasional guna memperkuat ketahanan nasional. Dan ikut mendoakan supaya para pelaku kekerasan brutal bersama jaringannya dapat segera terungkap.

Ketujuh, Meminta degan sangat agar Pemerintah dan TNI Polri segera berikhtiar dan bertindak untuk dapat mengungkap pelaku serangan brutal ini, dan memberi tindakan yang sesuai berdasarkan hukum yang berlaku demi kebenaran dan keadilan di dalam NKRI.

Demikian kamisampaikan untuk menjadi perhatan bagi seluruh pihak terkait. Mari bersama menjaga kedamaian dan kesejahteraan bagi bangsa dan negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai.

Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *