Hentikan Polemik, Mari Bermusyawarah

Liputan
Bagikan:

Jakarta, t3lusur.com-Buntut dari usainya pelaksanaan acara ijab qobul putri dari Habib Rijieq Shihab(HRS) dan di lanjutkan dengan acara peringatan Maulidan yg di gelar di kediaman HRS di kawasan jl Petamburan, Jakarta Pusat, adalah di panggilnya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ke Polda Metro Jaya, untuk di mintai keterangan perihal dugaan pelanggaran protokol kesehatan pada acara tersebut, dan Gubernur Anies pun memenuhi panggilan tersebut, hal ini menunjukkan bahwa sosok Pak Anies merupakan figur pemimpin yang patut di apresiasi warga Jakarta, karena dengan hadirnya beliau ke Polda Metro Jaya, menunjukkan sikap tanggungjawabnya terhadap apa yg di alami warga Jakarta, demikian disampaikan H Yusuf Aman seorang ulama dari Paseban Jakarta Pusat kepada pers, Senin,23/11/2020.

“Kedatangan Pak Anies ke polda Metro Jaya, jangan di persepsikan macam macam, dan jangan di politisir, tapi mesti di maknai sebagai sikap ksatria dari seorang pemimpin” ungkap Yusuf Aman.

Menurut Yusuf, mengenai permasalahan dugaan pelanggaran protokol kesehatan pada acara di Petamburan, sesungguhnya pihak Pemprov DKI Jakarta, sudah menjalankan tugas dan tanggungjawabnya melalui pemberian peringatan tegas ke panitia penyelenggara, terbukti adanya surat peringatan dari Walikota Adm Jakarta Pusat, mewakili Gubernur DKI Jakarta,namun ternyata ada dugaan pelanggaran protokol kesehatan, hal inipun di tindaklanjuti dengan pemberian denda Rp50juta kepada panitia penyelenggara, dan itu denda tertinggi, kalau masalah ini kemudian berkembang menjadi sebuah polemik, tidak ada jalan lain, masalah tersebut mesti di selesaikan melalui musyawarah dengan kepala dingin, kerendahan hati dan keiklasan

“Dalam Islam di ajarkan agar menyelesaikan masalah dgn musyawarah, jika di lihat kondisi saat ini cenderung terjadi polemik, mari selesaikan dgn cara musyawarah dengan memanggil semua pihak yg terkait, duduk bersama untuk tercapainya mufakat bagi terciptanya situasi yg kondusif,” pungkas H Yusuf Aman yang juga Sekum MUI Provinsi DKI Jakarta. Cahyo

Bagikan:
BACA  Kepemimpinan Kristen Normal Baru Harus Memiliki Personal Skil

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *