Fungsi Pembuatan Undang-Undang Sebaiknya Ditunda

T3LUSUR
Bagikan:

Jakarta, t3lusur.com – Menurunnya kinerja lembaga legislatif (DPR dan DPD) RI di masa pandemi covod19 menjadi sorotan dalam webinar “Kinerja Legislatif Selama Masa Covid 19” yang berlangsung baru-baru ini. Acara ini diselenggarakan Prodi Magister Hukum dan Doktor Hukum UKI, Jakarta.

“Hanya ada beberapa produk perundang-undangan yang dibahas. Namun demikian, kinerja lembaga-lembaga negara yang kurang maksimal dapat dimaklumi karena konsentrasinya terpecah untuk memikirkan dan menyikapi pandemi Covid-19 serta dampak negatif yang ditimbulkan,” terang Prof.Dr. John Pieris, S.H., M.S., Kaprodi Doktor Hukum UKI.

Kalaupun kemudian tema tersebut dibahas, adalah agar DPR dan DPD, sesuai fungsi anggaran yang diembannya, dapat memperjuangkan pagu anggaran di bidang kesehatan dalam APBN dan APBD supaya dapat dinaikkan menjadi sekurang-kurangnya 15%.

“Dan Fungsi  pembuatan undang-undang sebaiknya ditunda (postponed)  sampai virus yang berbahaya itu dapat ditanggulangi,” tambah dia.

Melalui tema ini juga diharapkan,sambungnya, agar pemerintah pusat dan daerah untuk lebih memperhatikan pembangunan kesehatan masyarakat di masa mendatang.

Dalam kesempatan ini juga, John Pierris mengharapkan kedepan Prodi yang dipimpinnya dapat meningkatkan kuantitas dan kualitas mahasiswanya melalui kegiatan pendidikan,penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

“Karena itu yang menjadi calon mahasiswa setidaknya memiliki IPK 3,” imbuh dia.

Untuk menjangkau partisipasi mahasiswa memilih UKI, masih kata John Pierris, webinar menjadi salah satu bentuk yang ideal. Demikian juga, ke depan perkuliahan online akan menjadi pilihan utama dalam proses pendidikan dan penelitian. (ics)

Bagikan:
BACA  Hendrik Wowor Pecandu Narkoba Harusnya Tidak di Penjara Tetapi di Rehab

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *