TUHAN JESUS KRISTUS TERSALIB BUKAN SIMBOL BERHALA

Terkini
Bagikan:

Depok, t3lusur.com-Bagi umat Nasrani apapun aliran dogmanya; katolik ortodox, orientalis timur, liberal,sosialis, regilius, radikal dan ekstrimis injil sangat sakral,itu kayu bersilang adalah simbol puncak keyakinan ideologis obsolut.

Bagi umat berbagai aliran, aras apapun bahwa salib jalan kesempurnaan , sebuah kepercayaan dan ajaran.mulia,tapi bagi kaum puritan agamis lainnya, salib adalah sarana eksekusi kejahatan politik, bahkan menuding patung berhala roh jahat; jin, hantu.

Sejarah salib yang sungguh panjang merekam peristiwa peristiwa ; derita, air mata, perang saudara , tragedi pertumpahan darah, sudah tidak terbilang manusia yang martir, sahid karena memikul salib.

Saat Kaisar Roma masih berstatus kafir, pengikut berhala roh roh dewa, salib digunakan untuk menghukum orang orang yang percaya
Kepada Tuhan Jesus Kristus

Metode hukuman mati yang paling efektif diberlakukan,sangat hina dina, sadis, di lain sisi cara , nilai, moral menyebarkan efek jerah, supaya manusia tidak berniat melanggar hukum

Karena manusia yang digantung mengalami kesakitan yang sangat perih, biadab, tiada nilai
Hati nurani dan adab manusiawi, karena proses kematian sungguh panjang, maka jarang orang melakukan pelanggaran hukum .

Tapi bagi umat Nasrani simbol salib adalah lambang pengorbanan manusia suci tak berdosa untuk menyelamatkan manusia dari pelanggaran firman Tuhan Allah.

Bagi pengikut Jesus, bagi siapa yang percaya kepadaNya pasti selamat menjalani hidup di bumi ,mendapat upah ,tempat ,mahkota di Surga kelak, menjalani kehidupan kekal di surga.

Bagi umat Kristen kematian Tuhan Jesus Kristus ( apapun gelarnya; nabi, rasul, guru, utusan, napa) adalah sebuah keyakinan, Dia adalah anak domba Allah menghapus dosa manusia ( Yoh.1: 29)

Darah Jesus Kristus yang tercurah bagi tradisi umat Kristen adalah simbol keselamatan dari kematian , segala memberikan jalan keluar berbagai persoalan, serta menghadapi bencana termasuk wabah virus.

BACA  Gandeng Anggota Dewan Rasnius Pasaribu PEWARNA Lakukan Penyemprotan di Gereja Gereja Wilayah Bekasi Utara

Tradisi ini sudah terpelihara sebelum munculnya Agama Nasrani, selalu diperingati bangsa Israel, pengikut Agama Jahudi, karena mereka yakin dengan darah domba yang dipersembahkan, dosa terampuni.

Biasanya dirayakan setiap hari paskah, mengingat peristiwa ribuan tahun lalu saat pengikut Tuhan Jahwe dan malaikatnya terhindar dari bencana kematian ,saat sebelum eksodus dari Mesir..

Tapi bagi umat Nasrani yang percaya apapun aliran agamanya, acara paskah tidak lagi menggunakan korban darah daging domba, tapi roti dan anggur sebagai simbol peganti darah tubuh Tuhan Jesus Kristus.

Maka makna salib bagi umat Nasrani, paham pengajaranNya bahwa Tuhan Allah, Tuhan Jesus uang menjelma menjadi manusia , adalah simbol kasih pengorban Tuhan Allah bagi orang orang percaya.

Jesus Kristus menurut firman Tuhan berseru seru memanggil manusia, banyak yang terpanggil Kristen KTP, salon, kemasan, tapi hanya sedikit terpilih. Yesus Kristus mengenal suara suara umatnya yang percaya, rela
Memikul salib sepanjang hidupnya.

Pdt Daniel Purba STh Gembala Gedung Ibadah Apostolik Kota Depok dalam khotbahnya Acara Paskah Buku Lukas 23: 33- 42,prihatin melihat perilaku begitu ketakutannya gembala, umat , terutama berstatus ktp, suam susu, kapal selam, borjuis, liberal , ektrimis injil terhadap bencana wabah virus Carona 19, tidak perlu takut, kuatir terhadap wabah kematian, tekannya

Tuhan Jesus Kristus sudah mutlak menyatakan dalam FirmaNya, dia melindungi orang percaya,barang siapa beriman dia akan diselamatkan, tapi orang yang tidak percaya walaupun dimana bersembunyi , berlindung dengan timbunan kekayaan dollar dan gedung mewah pasti kematian akan menjemputnya.

Masa musim wabah virus berdiam diri di rumah ( stay at home),dimanfaatkan Keluarga Inti Nasrani sebagai taman firdaus tempat waktu merenungi hidup, menyucikan diri , mendekatkan diri dengan penyembahan yang tulus, iklas.

BACA  Pdt. Ernest Torrys Langkah Nyata API Dalam Menghadapi Virus Corona

Tiada Nabi, Rasul , Tuan, Guru, Bapa Anak Manusia, Dia rela berkorban untuk Umat Pilihannya. Semua babi , rasul , dll semasa hidupnya tiada pernah mengalami penderitaan sampai disiksa, sungguh mengerikan. Tapi dia berjanji melindungi ajarannya, pikul salib selama hidup.

Bahkan Dia berjanji akan datang kembali kedua Kalinya Sebagai Imam Agung, Raja Perkasa, Hakim Yang Adil dan Benar bagi umat percaya, serta menghukum penghujat, anti Kristus pembuat dosa , serta menghancurkan kerajaan setan ( dajal) di bumi.

Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *